Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

CARA SCANNING OTOMATIS SIARAN TELEVISI PADA SEMUA JENIS DIGITAL SATELLITE RECEIVER (DSR)

Melakukan scanning otomatis pada Digital Satellite Receiver (DSR) adalah topik yang paling sering dicari oleh para pengguna perangkat elektronik DSR jika siaran televisinya menampilkan perintah "no signal/ sinyal tidak ada" atau siarannya hanya sebagian yang tampil. 


Banyak tips yang bisa didapatkan dari berbagai sumber di internet, namun keseringan pengunjung masih mengeluh dengan alasan bahwa dia tidak mengerti cara melakukannya dengan DSR yang dimilikinya atau tips scanning otomatis-nya tidak memiliki jenis/merek DSR yang sama. Bagi para non-teknisi, tentunya hal ini wajar terjadi. 

Meskipun demikian, inilah salah satu masalah yang penting untuk dipecahkan dalam topik artikel ini. 

Oleh karena itu, penulis menciptaakan judul artikel ini: " Cara Scanning Otomatis Siaran Televisi pada Semua Jenis Digital Satelit Receiver" supaya pembaca dapat memahami lebih detail tentang topk dimaksud. 

Artikel ini akan membantu anda yang bukan non-teknisi untuk dapat melakukan scanning otomastis pada DSR dengan jenis, tipe atau merek DSR apapun. 

Akan tetapi, yang paling penting adalah memahami isi artikel ini dengan baik dan seksama. Ingat! Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kelalaian atau kesalahan anda dalam praktek. Gunakan jasa teknisi jika anda ragu untuk melakukannya.










Apa itu Scanning Otomatis?


Para teknisi yang khususnya pemasang perangkat parabola untuk mendapatkan siaran televisi dan radio, kata "scanning otomatis" ini sudah tidak asing lagi tentunya bagi mereka.

Akan tetapi, penting bagi penulis untuk menjelaskannya supaya pembaca artikel ini mudah memahami tentang apa dan bagaimana seterusnya melakukan scanning otomatis pada berbagai jenis DSR yang digunakan.

Scanning Otomatis adalah jargon para teknisi (tuser) parabola yang berada di Indonesia di mana kata tersebut berasal dari bahasa Inggris yaitu Automatic Scan (Auto Scan) dengan terjemahan sebagai pelacakan otomatis (pencarian otomatis) dalam bahasa Indonesia.

Selain itu, penerapan scanning otomatis tersebut pada suatu DSR adalah bertujuan untuk mendapatkan saluran televisi atau radio tanpa melacaknya secara manual.

Pelacakan manual yang penulis maksudkan menggunakan DSR adalah pelacakan dengan cara ngisi atau menginput satu per satu Transponder setiap siaran ke DSR untuk dapat menginstal saluran televisi atau radionya.

Bahkan, dengan melakukan scanning otomatis dengan suatu DSR, transponder yang belum ada dapat dilacak otomatis oleh aplikasi DSR-nya dan mengintal jenis siaran tv atau radio yang berada pada transponder tersebut.

Dengan kata lain, melakukan scanning otomatis, anda tidak perlu repot mencari transponder suatu siaran tv/radio.



Sebelum lanjut ke penjelasan berikutnya, silakan pahami terlebih dahulu beberapa jargon yang sering dituturkan oleh para teknisi supaya anda tidak sulit memahami artikel lain selain dari pada artikel penulis ini. Umumnya, para teknisi  di Indonesia sering menggunakan jargon berikut:



  • RX = Digital Satellite Receiver
  • RECEIVER= Digital Satellite Receiver
  • RCV = Digital Satellite Receiver
  • Digital = Digital Satellite Receiver
  • Frekuensi (frek.) = Transponder suatu siaran tv/radio
  • Frekuensi siaran tertinggi = Transponder suatu siaran tv/radio tertinggi. Transponder biasanya disingkat "TP". Transponder memiliki, setidaknya, frekuensi, polaritas dan symbol rate suatu siaran tv/radio.
  • TUSER = Tukang Service/ Teknisi/Instalatur
  • POL = Polaritas
  • SCAN AUTO = Automatic Scanning
  • AUTO SCAN = Automatic Scanning
  • SCAN OTOMAT= Automatic Scanning
  • RESET = Kembalikan ke pengaturan awal, atur/ setel ulang programnya, 
  • Factory Reset = Setelan program awal (dari pabrik)
  • Decoder = Digital Satellite Receiver untuk siaran yang premium/ berbayar
  • Sinyal terkunci/ locked = Posisi antena ke arah satelit target sudah tepat sehingga DSR dapat mendapatkan kualitas sinyal.
  • Remot = Remote Controller



 Apa Perbedaan Auto Scan, Preset Scan dan Blind scan?


  • Auto Scan/Cari Otomatis adalah pelacakan suatu siaran televisi atau radio dari suatu satelit target dengan menggunakan program/aplikasi pelacakan otomatis dalam suatu DSR tanpa penginputan/pemasukkan daftar transponder suatu siaran terlebih dahulu dengan tujuan penginstalan program/siaran. Dengan melakukan scanning otomatis, semua transponder dari suatu satelit target akan dilacak satu per satu, baik transponder lama maupun yang baru.
  • Preset Scan adalah pelacakan suatu siaran televisi atau radio dari suatu satelit target dengan menggunakan transponder yang tersedia dalam daftar TP suatu DSR dengan tujuan penginstalan program/siaran. Dengan melakukan Preset Scan, transponder yang baru muncul di suatu satelit target tidak akan dilacak dan diinstal. Dengan kata lain, preset scan hanya berfungsi untuk melakukan pelacakan terhadap transponder-transponder yang tersedia (yang anda isi) di DSR anda. 
  • Blind Scan adalah pencarian buta yang memiliki fungsi kerja yang serasi dengan auto Scan. Beda DSR, beda bahasa yang digunakannya. Terkadang ada DSR yang menggunakan frasa Blind Scan/ Cari Buta/ pencarian buta maupun cari otomatis. Akan tetapi, fungsinya sama.




Apakah semua Digital Satellite Receiver (DSR) memiliki tool untuk Scanning Otomatis?

Jawabannya: "Tidak". Jika DSR-nya adalah keluaran terbaru, maka umumnya memiliki sistem auto scan/ blind scan di dalamnya.

Sedangkan DSR keluaran lama biasanya menggunakan sistem manual. Pelacakan manual maksudnya adalah pelacakan dengan memasukkan Transponder siaran yang ingin dilacak terlebih dahulu.

Meskipun demikian, ada juga beberapa tipe model lama yang menggunakan sistem otomatis walaupun tidak secanggih yang sekarang ini.

Sekarang ini, tool untuk sistem auto scan selalu ada pada DSR baik yang berjenis Standard Definition (SD) maupun High Definition (HD). Dengan demikian, penginstalan siaran televisi/radio dengan melacak otomatis mempermudah pekerjaan.





Apa yang perlu disetel atau diatur sebelum melakukan scanning otomatis?


Banyak keluhan dari pengguna perangkat DSR yang non-teknisi dengan masalah utama adalah pelaksanaan auto scan di DSR yang dimilikinya tidak dapat melacak siaran televisi maupun radio. Hal ini penting untuk diperhatikan. Oleh karena itu, silakan perhatikan dengan seksama hal-hal apa saja yang perlu dilakukan sebelum melacak secara otomatis/ scanning otomatis supaya prosesnya berhasil.

  1. Pastikan anda telah melakukan penyetelah arah antena parabola anda dengan benar dan mendapatkan kualitas sinyal yang maksimal. Bagaimana mengetahuinya? Masukkan salah satu transponder siaran dari satelit Palapa D/Telkom 4 contohnya. Perhatikan apakah transponder yang anda input mendapatkan kualitas signal atau tidak. Jika tidak, silakan perbaiki antennanya.
  2. Pastikan anda mengetahui jenis LNB yang anda gunakan di antena parabola anda. Ada beberapa jenis LNB yang sering digunakan di Indonesia yaitu LNBF C-band, KU-Band, dan S-Band. 
  3. Pastikan anda mengetahui pemasangan jalur kabel tiap LNBF di antena anda. Periksa apakah menggunakan Switch 22K/ DiSEqC 2x1/4x1 atau multiswitch. Sesuaikan pengaturannya di DSR yang anda gunakan. Jika menggunakan dua LNBF contohnya, silakan set satu persatu 22k-nya di DSR. Contoh 22k untuk satelit Palapa  D = Mati/off /dan 22k untuk Telkom 4 = hidup/ aktif/on.
  4. Set Frekuensi LNB berdasarkan Jenis LNB yang digunakan: C-band = 5150, KU-Band = 9750/ 10600; S-Band = 3620
  5. Pastikan semua rangkaian pengkabelannya terhubung dengan baik dan tidak terjadi hubungan singkat. 


Jika siap, silakan baca bagaimana cara melakukan scanning otomatis untuk semua jenis, tipe dan merek DSR yang beredar di Indonesia.



Bagaimana melakukan scanning otomatis pada Digital Satellite Receiver (DSR)?
Untuk melakukan scanning otomatis pada suatu DSR yang anda miliki, silakan ikuti panduan berikut ini.




Pertama, untuk semua jenis Digital Satellite Receiver (DSR), sistem auto scan/scanning otomatis umumnya diakses melalui tombol "Menu" suatu DSR. Jika anda menekan tombol "menu" pada DSR anda, perintah layanan lain akan tampil pada layar televisi anda.

Tampilannya akan berbeda-beda setiap jenis DSR yang digunakan. Akan tetapi, anda tidak perlu khawatir karena sistem auto scan biasanya terdapat pada submenu DSR yang menggunakan salah satu nama tool seperti berikut ini. Silakan perhatikan DSR anda dan perhatikan mana salah satu nama sistem/tool di bawah ini yang terdapat pada perintah DSR anda.
  • Instalasi
  • Pengaturan antena
  • Edit Satelit
  • Daftar Satelit
  • Setting/ set up antenna
  • Pengaturan
  • Lacak Satelit
  • Pencarian tunggal
  • Pencarian multi satelit
  • Antenna Setting
  • Scan (menggunakan tombol warna)
Kedua, setelah menemukan salah satu nama tool pada DSRnya, silakan tekan tombol "Ok/Enter" pada "Remote Controller".

Ketiga, pilih satelit yang ingin dilacak otomatis. Contohnya, Palapa D, Telkom 4, dll. Sebelum menjalankan pencarian atau pelacakan, silakan perhatikan panduan Tipe/Jenis pencarian berikut: 
  • FTA adalah singkatan dari Free To Air. Dengan mode FTA, siaran yang akan dilacak adalah siaran yang bukan siaran acakan/berbayar/tanpa logo dolar ($) pada nama siarannya. 
  • CA adalah untuk melacak siaran yang terenskripsi/teracak/tertutup (hanya dapat diakses dengan jalur berbayar). 
  • FTA+CA adalah untuk melacak siaran gratis dan juga berbayar. semuanya akan dilacak dan diinstal ke DSR anda.
  • BEBAS = FTA
  • SEMUA= FTA+CA
  • SCRAMBLED = CA


Keempat, Setelah menentukan jenis pencariannya, silakan pilih mode cari otomatis/auto scan/ blind scan, kemudian tekan "enter/ok" untuk menjalankan pencariannya. Silakan tunggu hingga proses pencarian 100%. Terakhir, tekan menu/exit/ok/enter sesuai dengan tampilan perintah DSR-nya.

Kelima, silakan susun urutan siaran televisi atau radio anda. Selesai.




Penutup

Untuk melakukan scanning otomatis siaran televisi pada semua jenis DSR, silakan pahami terlebih dahulu maksud dari scan otomatis dan uraian relevan lainnya.

Selain itu, perhatikan dengan seksama hal apa saja yang perlu dibereskan sebelum melakukan pelacakan satelit melalui Digital Satellite Receiver. Terakhir, lakukan pelacakan otomatis dengan mempelajari ke 5 panduan penting di atas tentang bagaimana melakukan scanning otomatis pada semua jenis Digital Satellit Receiver.



Jika artikel ini bermanfaat, silakan kabari teman atau tinggalkan komentar anda di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih atas kunjungannya.


Post a Comment for "CARA SCANNING OTOMATIS SIARAN TELEVISI PADA SEMUA JENIS DIGITAL SATELLITE RECEIVER (DSR)"