Hal-Hal Yang Diperhatikan Ketika Memasang CCTV
Closed Circuit Television atau yang lebih dikenal dengan singkatan CCTV merupakan suatu perangkat elektronik yang menggunakan kamera video untuk mentransmisikan gambar (juga audio) ke sejumlah televisi tertentu pada jaringan atau sirkuit yang sama.
CCTV tidak lagi menjadi perangkat asing tentunya bagi pembaca di mana pada zaman sekarang sudah banyak yang menggunakan perangkat ini baik di rumah pribadi, penginapan, toko, kantor, restaurant, hotel, sekolah, maupun di tempat tertentu lainnya.
Dari sejumlah pengalaman Niassat team di lapangan, penulis ingin berbagi kepada pembaca yang membutuhkan informasi tentang CCTV di maksud supaya dapat membantu memberikan informasi sebagai panduan terhadap hal penting yang wajib diperhatikan ketika melakukan instalasi CCTV, baik di rumah sendiri maupun orang lain.
Pemasangan Coaxial Cable untuk CCTV
1. Tipe kabel yang anda gunakan menentukan kapasitas transmisi yang optimal jika diinstalasi dengan baik. Perhatikan jenis kabel yang anda gunakan, ada yang RG 59, RG 6 atau RG 11.
2. Perhatikan pemasangan kabel pada jack BNC-nya. Jangan sampai serabut (metal shield) bersentuhan dengan konduktor intinya. Jika bersentuhan kamera videonya atau adaptornya dapat langsung rusak.
3. Perhatikan pemasangan kabel jarak jauh. Usahakan tidak memotong kabelnya, jika terpaksa dipotong mengingat kondisi medannya, maka untuk menyambungnya usahakan menyolderkan timah pada persambungannnya untuk hasil yang maksimal.
4. Perhatikan jalur pengkabelan dari luar ke dalam ruangan agar tidak mengalirkan air ke dalam rumah ketika hujan apalagi jika mengenai DVR-nya.
5. Perhatikan penempatan kabel dalam kondisi ditanam di beton. Gunakan pipa khusus untuk menjaga keutuhannya dan usahakan kabel yang ditanam memiliki rongga udara melalui saluran pipa pelindungnya supaya tidak cepat membusuk/ rusak karena penguapan tanah, dll.
6. Perhatikan pemasangan kabel pada power supply-nya. Jangan sampai terbalik kutub pasangannya, kamera bisa langsung rusak. Jika adaptornya menggunakan setelan voltage, usahakan sesuaikan dengan kebutuhan kameranya (biasanya 12 volt DC).
7. Perhatikan pemasangan kabel di luar ruangan, usahakan terlindung dari cuaca panas; terlebih di daerah yang sangat dekat dengan air laut, kabel cepat rusak di luar ruangan.
8. Perhatikan pemasangan kabelnya, jangan sampai terlipat hingga konduktornya/ serabutnya terputus.
9. Jangan memasang kabel di bagian atas tungku masak, kabel cepat rusak.
10. Perhatikan pemasangan kabelnya, jangan sampai digenangi air dalam jangka waktu lama.
Pemasangan Jack BNC CCTV
11. Perhatikan jack BNC-nya untuk ujung kabel. Jangan gunakan jack yang nyaris rusak. Hasil video tidak akan maksimal.
12. Perhatikan penggunaan jack BNCnya. Jangan menggunakan sambungan jack BNC di luar ruangan yang dapat dialiri air dengan mudah.
13. Perhatikan jenis BNC-nya, jika memasangnya, penyolderan timah pada metal shield ke BNC akan memaksimalkan hasil video atau gambar.
Pemasangan Kamera Videonya
14. Perhatikan letak fokus kameranya, jangan menghadap pada pantulan cahaya. Silau.
15. Perhatikan pemasangan kamera di dalam dan di luar ruangan. Gunakan jenis outdoor camera di luar ruangan untuk menghindari kerusakan. Umumnya kamera luar ruangan memiliki pelindung.
16. Perhatikan pemasangan kamera yang bergerak, jangan sampai mengenai benda lain di sekitarnya.
17. Perhatikan pemasangan kamera di dalam ruangan. Hindari pemasangan di tempat yang terlarang seperti kamar mandi.
18. Perhatikan kebersihan lensa kameranya. Bersihkan kalau kotor.
19. Perhatikan penggunaan kamera pada tempat gelap. Gunakan jenis kamera yang memiliki infrared (infra merah).
20. Perhatikan jangkauan pemasangan kamera videonya terhadap fokus lokasi/ objek yang akan dipantau (sesuaikan).
Itulah beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dalam instalasi CCTV, untuk perkembangan informasi selanjutnya, penulis akan memuatnya dalam artikel baru.
Niassat Service,
Gunungsitoli.

Comments
Post a Comment