Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

KESALAHAN UMUM MENGGUNAKAN KU-BAND LNBF DENGAN MENUTUP SELURUH BAGIAN LUAR LNB-NYA



Lnb Ku-band merupakan salah satu jenis LNB yang digunakan untuk mengubah signal elektromagnetik/ radio menjadi sinyal listrik untuk di salurkan ke penerima sinyal satelit melalui kabel coaxial dan hasilnya ditayangkan di layar kaca, televisi.

Begitu banyak modif dan hal terbaru terhadap LNBF KU-Band khususnya yang sering kita jumpai di mana-mana , yang kebanyakan pengguna LNB jenis Ku-band ini dibungkus serapih mungkin untuk menghindari kerusakan atau untuk mempertahankan kondisi LNBF Ku-Band tetap stabil dan baik (pikirnya!).
Semua kreasi itu membuat bentuk LNB Ku-band sangat menarik di titik fokus piringan (dish) parabola.
Hal ini bisa saja termotivasi dengan adanya penggunaan Helm Standard buatnya LNBF C-band yang wajib menggunakan Helm 24 jam nonstop demi berkurangnya gangguan dari luar yang terutama adalah air hujan, agar tidak mengaliri permukaan atas Badan LNBF C-band dan terlebih-lebih pada ujung Female Connector yang bisa saja dialiri oleh Air hujan yang akhirnya bisa rusak dalam jangka waktu pendek.
Namun di sisi lain, menurut Niassat (bukan menurut para ahli, tapi para pemula!) bahwa, di LNBF jenis Ku dan C-band memiliki rongga akses udara yang sangat penting untuk menjaga kestabilan suhu dan ketahanan LNBF Ku/C-band terhadap cuaca atau temperatur udara yang sangat PANAS, berhubung LNBF Ku dan C-band ini umumnya di tempatkan diruang terbuka (outdoors), tanpa hambatan sinar matahari menuju tubuh LNB itu sendiri.


Nah, mungkin dengan gambar-gambar sebelumnya anda akan bertanya ada apa sebenarnya dan apa yang perlu saya ketahui?! Tentunya Niassat akan berbagi kepada sahabat Niassat.


RONGGA KU-BAND LNBF:
Pori-pori atau rongga akses udara di Ku-band terletak (biasanya) di luar badan LNBF itu sendiri dan untuk jenis Ku yang offset biasanya sejajar dengan arah ujung connector dimana hal ini dirancang untuk menghindari teralirinya air hujan ke badan LNBF itu sendiri ketika dipasangkan di tiang fokus suatu dish parabola. Di LNBF Prime Fokus juga ada (biasanya).


RONGGA C-BAND LNBF:

Rongga akses udara untuk LNBF C-Band terletak di dalam tabung dan berada di dekat atau di antara kedua antenna di dalam tabung yaitu Vertikal dan Horizontal.


Nah, berhubung dengan terletaknya Pori-pori atau rongga akses udara di tabung LNBF C-band berada di dalam tabungnya sendiri dan tidak terganggu oleh aliran air hujan, artinya rongganya telah terlingdung, dan yang perlu di lindungi di LNBFnya adalah ujung connectornya dari air hujan. Makanya pabrik menyediakan helm standard untuk C-band ini, demi menyelamatkan ketahanannya dari gangguan aliran air hujan ke badan LNB dan dibuat untuk seluruh permukaan atas LNB C-band karena ujung connector C-band umunya menghadap ke langit, vertikal.. Nah, bagaimana dengan KU-band? apa ada Helm standard? Tentunya tidak! yang biasanya hanya disediakan karet penutup ujung konektor LNBF KU agar air tidak mengalir ke dalam LNBF atau di kabel koaksialnya, dan bila tidak ada, silakan membungkus ujung connectornya dengan solasiban atau sejenisnya.

Dengan demikian, bagaimana dengan perngguna Ku-band LNBF yang suka menutup rapat seluruh LNBFnya? Bagaimana dengan rongga udaranya? Dengan alasan umum adalah untuk menjaga LNB Ku-band dari aliran air hujan, namun yang satu ini tak terpikirkan. Pabrik saja tidak perlu mempersiapkan, mengapa pengguna terlalu memodifikasi bila hal kecil yang vital terlupakan?

Jawab sendiri......!! Nikmati sendiri..........!!

 Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Para Sahabat Niassat!

Sekian...

Niassat Service,
Gunungsitoli, Pulau Nias.

Post a Comment for "KESALAHAN UMUM MENGGUNAKAN KU-BAND LNBF DENGAN MENUTUP SELURUH BAGIAN LUAR LNB-NYA"