Kesalahan Umum Menggunakan Ku-Band LNBF dengan Menutup Seluruh Bagian Luarnya
Nah, mungkin dengan gambar-gambar sebelumnya anda akan bertanya ada apa sebenarnya dan apa yang perlu saya ketahui.
Pori-pori atau rongga akses udara di Ku-band terletak (biasanya) di luar badan LNBF itu sendiri dan untuk jenis Ku yang offset biasanya sejajar dengan arah ujung connector dimana hal ini dirancang untuk menghindari teralirinya air hujan ke badan LNBF itu sendiri ketika dipasangkan di tiang fokus suatu dish parabola. Di LNBF Prime Fokus juga ada (biasanya).
Nah, berhubung dengan terletaknya Pori-pori atau rongga akses udara di tabung LNBF C-band berada di dalam tabungnya sendiri dan tidak terganggu oleh aliran air hujan, artinya rongganya telah terlingdung, dan yang perlu di lindungi di LNBFnya adalah ujung connectornya dari air hujan.
Makanya pabrik menyediakan helm standard untuk C-band ini, demi menyelamatkan ketahanannya dari gangguan aliran air hujan ke badan LNB dan dibuat untuk seluruh permukaan atas LNB C-band karena ujung connector C-band umunya menghadap ke langit, vertikal.
Nah, bagaimana dengan KU-band? apa ada Helm standard? Tentunya tidak! yang biasanya hanya disediakan karet penutup ujung konektor LNBF KU agar air tidak mengalir ke dalam LNBF atau di kabel koaksialnya, dan bila tidak ada, silakan membungkus ujung connectornya dengan solasiban atau sejenisnya.
Dengan demikian, bagaimana dengan perngguna Ku-band LNBF yang suka menutup rapat seluruh LNBFnya?
Bagaimana dengan rongga udaranya? Dengan alasan umum adalah untuk menjaga LNB Ku-band dari aliran air hujan, namun yang satu ini tak terpikirkan.
Pabrik saja tidak perlu mempersiapkan, mengapa pengguna terlalu memodifikasi bila hal kecil yang vital terlupakan?
Niassat Service,
Gunungsitoli, Pulau Nias.




Comments
Post a Comment