Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

CARA TRACKING SATELIT PALAPA D DAN TELKOM 4

Satelit Palapa D dan Telkom 4 adalah satelit yang memuat beberapa transponder siaran televisi dan radio, termasuk siaran tv/radio Indonesia.


Kedua satelit tersebut merupakan satelit yang sering dilacak oleh tuser parabola (sattrackers) di Indonesia jika daerahnya menggunakan antena parabola untuk menerima siaran televisi.


Menggunakan parabola, tentu saja memiliki kelebihan tayangan gambar dan suara yang lebih jernih dibandingkan dengan yang non-parabola.


Oleh karena itu, melacak siaran televisi kesukaan, anda dapat melakukannya sendiri di rumah anda, jika mampu melakukannya. Jika tidak, silakan informasikan ke teknisi setempat di daerah anda. 

Berikut ini, penulis akan memberikan tips dan trik untuk melacak satelit atau menyetel parabola ke arah satelit Palapa D dan Telkom 4.

Caranya sangat sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca blog Niassat Service. Kami memberikan anda kemudahan untuk memahami tips trik tracking ini, kami tidak bertujuan untuk mengabaikan para teknisi yang lain, tetapi berbagi pengetahuan tentunya adalah lebih baik. Segala risiko adalah di luar tanggungjawab Niassat Service. 

Hal utama yang perlu dimengerti sebelum melakukan tracking adalah minimal mengenal dan memahami cara menggunakan properti untuk melacak satelit seperti DSR, remote controller, RCA, kunci pas/ ring, obeng, cutter, isolasiban dan tang.

Jika anda telah mengetahui cara menggunakan properti yang penulis maksudkan, maka silakan ikuti tips trik berikut ini; jika tidak, penulis tidak menyarankan anda untuk melakukan kegiatan dimaksud. Silakan gunakan jasa teknisi setempat di daerah anda.

Dengan demikian, sebelum memulai pelacakan ke satelit, hal yang pertama anda lakukan adalah mengecek kondisi LNBF-nya serta cable connectors.

Hal ini penting untuk dilakukan. Setiap teknisi tentunya memahami trik ini ketika menyetel parabola atau melacak satelit menggunakan parabola yang lama. Untuk mengeceknya, anda tidak disarankan untuk membuka semua baut yang terdapat pada mounting mesh dish. Baut yang perlu dibuka adalah baut yang menyangga pergerakan dish timur barat.

 Perhatikan gambar berikut ini:


Gambar tersebut menunjukkan baut yang perlu dibuka untuk menurunkan mesh dish (parabola). Jika anda bukan teknisi, jangan mencoba membuka baut lainnya karena itu membuat anda susah menyetelnya. Perlu diketahui bahwa pergerakan parabola ke arah satelit itu hanya dalam jarak satuan derajat. Jika tidak tepat arahnya, maka sinyal tidak akan dapat terkunci.


Selanjutnya, anda perlu memeriksa kondisi LNBF yang dipasangkan di tiang fokus parabolanya.



Jika pembaca melihat keadaan LNBF C-Band yang ada pada parabola di atas, sepertinya masih dalam kondisi normal. Jangan mengabaikan pengecekan secara langsung karena ini penting untuk dilakukan baik teknisi maupun pengguna.

Mungkin pembaca bertanya mengapa harus diperiksa. Umumnya kondisi LNBF secara visual akan tampak bagus, namun jika membuka konektornya terkadang karatan sebagai efek dari kondisi lembab atau hujan, terlebih pada lokasi yang sangat dekat dengan air laut yang memiliki kadar garam yang tinggi. Listrik tidak mengalir pada bahan yang mengisolasi.


Dalam ilmu fisika mengatakan bahwa aliran listrik dapat melalui properti berbahan besi/logam, dan lainnya. Akan tetapi, arus listrik tidak dapat melewati properti berbahan aluminium, kertas, dan lainnya; dinamakan sebagai isolator.

Dengan demikian karat yang menempel pada ujung kabel koaksial LNBF parabola dapat menjadi isolator yang menghambat proses pengaliran muatan listrik dari satu sumber ke sumber lainnya. Inilah alasan pentingnya melakukan pengecekan terhadap penghubung kabel koaksial atau teknisi menyebutnya dalam bahasa Inggris 'connector' sebagai jargon populer para instalateur atau teknisi parabola.

Contoh temuan karat yang menjadi isolator penghantaran sinyal receiver ke LNBF terlihat pada gambar berikut.





Jika pembaca melihat gambar di atas, pembaca tentunya sudah mengetahui karatan apa yang penulis maksudkan.

Sekarang, untuk memperbaikinya silakan potong ujung kabel coaxial-nya dengan rapi dan hati-hati. Simak hasil pemotong yang biasanya kami lakukan untuk coaxial RG 6 seperti pada gambar berikut ini:


Pada gambar di atas, kabelnya menggunakan jenis coaxial dengan tipe RG-6. Kondisi kabelnya sudah cukup tua.

Meskipun demikian, dalam layanan Niassat biasanya tidak langsung memutuskan untuk membeli barang baru jika barang lama masih dapat dipergunakan seoptimal mungkin.

Tujuan utama melakukan ini adalah untuk memperdayagunakan properti yang sudah ada seefesien mungkin sehingga meminimalisir pengeluaran para pemilik properti tersebut, kecuali dalam kondisi rusak maka kami langsung menyarankan pemilik untuk membeli baru. 

Tindakan selanjutnya adalah melakukan tracking (pelacakan). Tetapi, sebelumnya perlu melakukan pengaturan pada bagian satelit DSR yang digunakan. Pada kasus ini, kami menggunakan DSR Venus  Cromus MPEG2 (DVB-S)/SD. Dengan demikian, pengaturan wajib dilakukan pada dua program satelit di DSR khususnya untuk satelit Palapa D dan Telkom 4.

Simak gambar berikut ini:



Pada gambar di atas, perlu pengaturan yang tepat pada setiap 22k satelitnya. 22k berfungsi sebagai saklar untuk memfungsikan LNBF saat melakukan pelacakan. Sederhananya, 22k adalah sebagai pengaturan untuk pengaktifan LNBF C-Band mana yang akan digunakan untuk menerima sinyal dari Palapa D dan Telkom 4.

Jika anda melihat gambar LNBF C-Band sebelumnya, LNBF yang memiliki dua ujung connector, 22k diset off atau tidak aktif, sedangkan yang tunggal adalah aktif/on. Jika anda menggunakan LNBF yang memiliki dua ujung konektor untuk melacak satelit Palapa D, maka set/ atur 22k = off untuk Palapa D; silakan  sesuaikan pengaturannya di DSR-mu. Begitu pula dengan Telkom 4. 

Selain itu, Sebelum melakukan tracking, silakan pastikan semua kondisi pengkabelan rapi dan benar. Jika salah penempatan kabel pada LNBF dapat mempersulit proses pelacakan yang akan anda lakukan, bahkan itu dapat merusak LNBF yang anda gunakan.

Untuk melakukan pelacakan, perhatikan baut yang perlu anda buka seperti pada gambar berikut ini:


Jika anda memperhatikan parabola yang anda gunakan, baut ini terdapat di sisi samping. Jenis parabola yang terdapat pada gambar adalah Venus AL 7210 dengan ukuran diameter 7 kaki ( feet). Parabolanya menggunakan fokus model cangkul dengan mounting bukan lingkaran.

Setelah membuka bautnya, maka silakan melakukan pelacakan satelit dengan cara pointing (pengarahan) antena ke satelit target. Gunakan tool informasi pada DSR anda. Perhatikan perubahan kualitas signal dengan status terkunci.

Jika sinyal terkunci dalam persentase yang maksimal, maka pointing untuk pelacakan satelit yang anda lakukan sudah berhasil. 

Sinyal Terkunci

Sinyal Terkunci
Untuk mengunci sinyal siaran televisi, gunakan transponder yang memiliki karakteristik sinyal tinggi. Setelah sinyal siaran terkunci semua, silakan kencangkan kembali bautnya.

Jika masih ada salah satu siaran yang lemah kualitas sinyalnya, silakan lakukan pengarahan letak fokus pada mountingnya.





Lakukan dengan perlahan sambil memperhatikan perkembangan informasi kualitas sinyal siaran yang anda maksimalkan. Standard minimal kualitas sinyal terkunci dengan aman pada digital satellite receiver Venus Cromus ini adalah dengan kualitas sinyal minimal 30%.


Setelah selesai memaksimalkan sinyal semua siarannya, silakan mengunci baut as/poros pergerakan parabola seperti terlihat pada gambar ini.



Penguncian baut ini sangat penting untuk menjaga keamanan pergerakan mesh dish pada saat terjadi angin kencang, hujan deras, dan lainnya.


Jika anda sudah sampai pada tahap ini, yang perlu anda lakukan adalah menyelesaikan pemrograman siaran yang masih belum terinstal pada DSR yang anda gunakan. Hal itu dapat dilakukan dengan melakukan scanning otomatis supaya semua siaran pada setiap satelit dapat terinstal secara keseluruhan pada DSR. 


Jika pada pelaksaan tracking ini, anda sempat memotong kabel koaksianya untuk memudahkan tracking anda, maka silakan sambungkan kembali dengan benar. Jika di luar ruangan, kami menyarankan anda untuk melakukan penyambungan langsung tanpa menggunakan konektor. Niassat Service telah membuktikan ketahanan penyambungan tanpa konektor di luar ruangan.


Lihat cara menyambung kabelnya dengan seksama.




Silakan rapikan dan gunakan isolasi yang bagus untuk memberikan ketahanan yang maksimal pada persambungan kabel di saat hujan. 

Demikianlah cara tracking satelit Palapa D dan Telkom 4 versi Niassat Service. Semoga artikel ini dapat membantu pembaca untuk menggunakan properti parabolanya dengan lebih baik. Jika artikel ini bermanfaat, silakan bagikan ke teman anda. Terima kasih.



Post a Comment for "CARA TRACKING SATELIT PALAPA D DAN TELKOM 4"