Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

SISTEM OVER THE AIR vs AUTOMATIC SCANNING

Sistem update siaran dengan sistem Over The Air (OTA) merupakan sistem yang sangat canggih dan tercepat dalam pembaharuan data siaran televisi dan radio yang hitungannya hanya dalam hitungan detik, yaitu paling lambat 15 detik yang menggunakan fasilitas satelit Telkom 1, maka semua daftar siaran televisi dan radio akan tercetak sangat cepat apabila receiver menerima sinyal dari Telkom 1 dengan baik.


Untuk receiver HD ( High Definition) yang memiliki tool ini maka akan digunakan sebagai alat untuk meng-upgrade receiver dan biasanya receiver yang bersistem OTA akan memiliki tool Automatic Scan yang sangat lambat.

Sedangkan pada receiver SD (Standard Definition) yang bersistem OTA akan menggunakan alat ini pada Parameter Pabriknya seperti pada receiver Venus OTA-SD dan Auto Scan-nya juga hampir tak jauh kalah dengan kecepatan sistem ini.


Hanya saja Auto scanning hanya dapat dilakukan untuk satu satelit saja pada receiver SD, namun kelebihan auto scannya adalah, untuk satelit apa saja, cukup dengan 1 frekuensi siaran maka seluruh frekuensi siaran dari satu satelit akan men-scan dengan baik sesuai dengan pilihan anda dalam melakukan scanning data.

Tentunya kedua alat (tool) ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri baik pada receiver SD, maupun yang HD.

Lain halnya dengan receiver tempo doeloe yang kualitasnya sesungguhnya lebih baik dibandingan dengan produk zaman sekarang (kualitas OK), tetapi kekalahannya terdapat dibidang Auto Scan dan OTA. Digital Receiver tempo doeloe memiliki Auto Scan dan tidak bersistem OTA dimana auto scan-nya hanya dapat men-scan seluruh frekuensi yang telah diisi kedalam receiver secara manual dan merupakan frekuensi yang masih aktif, namun untuk men-scan secara blind alias buta atau secara otomatis mencari frekuensi baru dari suatu satellit tidak dapat terjadi.


Itulah bedanya sistem receiver zaman sekarang dengan tempo doeloe dalam bidang OTA dan Auto Scan. maka jangan heran kalau anda menemukan receiver yang susah untuk blind scanning frekuensi dari satelit. Anda perlu mengisi secara manual alias satu per satu.

Post a Comment for "SISTEM OVER THE AIR vs AUTOMATIC SCANNING"